Beberapa waktu yang lalu Ane dibuat jengkel sewaktu melakukan instalasi program di Ubuntu 8.04 melalui DVD repository (yang jumlahnya mencapai 5 DVD). Banyangkan saja ketika Ane menginstal suatu program, ternyata repositorynya tersebar di 3 DVD yang berbeda, sehingga Ane harus berulangkali memasukkan dan mengeluarkan DVD dari dan ke dalam DVD-ROM (he..he..he.. maap kalo bahasanya agak ruwet), belum lagi komputer memerlukan waktu untuk mengenali sebuah DVD. Klop sudah kejengkelan Ane dengan DVD repository ini.
Kemudian Ane iseng berpikir bagaimana Ane bisa membuat repository sendiri dalam hardisk. Akhirnya setelah coba-coba Ane menemukan cara yang cukup simple. Namum perlu diingat cara ini hanyalah akal-akalan semata hanya agar kita tak perlu capek memasukkan DVD tiap kali menginstall program. Sebelum Ane sampaikan cara membuatnya, ada baiknya kalo Ane sampaikan dahulu batasan masalahnya (haiyaah… skripsi banget) :
- Kita akan menggunakan ISO dari DVD repository, yang besarnya mencapai 20.5 GB. ISO ini harus disimpan dalam hardisk, jadi mohon disiapkan free space hardisk sebesar itu
- Dalam tutorial ini Ane anggap kita baru saja menginstall Ubuntu, sehingga masih belum ada repository lain selain default bawaan si Ubuntu.
Okeh berikut adalah langkah-langkah pembuatannya :
- Copykan file ISO dari kelima DVD repository tersebut ke dalam hardisk. Jika Anda belum memiliki file ISO, Anda dapat membuatnya melalui Tools yang disediakan oleh Brasero Disc Burning (Applications > Sound & Video > Brasero Disc Burning).
- Bukalah Synaptic Package Manager (System > Administration > Synaptic Package Manager).
- Bukalah menu Add CD-ROM (Edit > Add CD-ROM). Maka Akan muncul dialog permintaan untuk memasukkan CD. Biarkan dialog ini apa adanya dulu.
- Bukalah Terminal (Application > Accessories > Terminal). lalu mount ISO DVD yang pertama dengan format : mount -o loop -t iso9660 <file iso> /media/cdrom misalnya mount -o loop -t iso9660 ubuntu-8.04-repository-i386-1_contrib.iso /media/cdrom
- Kembalilah ke dialog dalam Synaptic Package Manager, pililh opsi OK.
- Lakukan langkah 3-5 untuk ISO DVD ke-2,3,4 dan 5. Dengan ini kita telah menambahkan ISO DVD tersebut ke dalam repository Ubuntu.
- Tutup Synaptic Package Manager.
- Sekarang kita akan menginstall Gmount-iso. Sebuah applikasi yang memudahkan kita untuk memount ISO.
- Bukalah Application > Add/Remove…
- Pilih opsi All availabe applicatios pada combo box Show.
- Pada Search ketikkan gmount-iso. Maka akan muncul program Gmount-iso. Install program tersebut.
- Kita akan diminta memasukkan DVD, maka lakukan langkah no. 4 terhadap ISO DVD yang diminta.
Nah dengan cara seperti diatas kita sudah bisa menginstall program dari hardisk tanpa perlu memasukkan DVD-ROM. Misalkan ketika kita menginstall program, kita diminta memasukkan DVD ke-X ke dalam CD-ROM. Kita cukup membuka Gmount-iso (Applcation > System Tool > Gmount-iso) lalu mount ISO dari DVD ke-X tersebut ke dalam direktory /media/cdrom .
Bagi Ane cara ini cukup untuk mengurangi rasa jengkel karena kita tidak perlu ribet dengan DVD dan kita tak perlu menunggu DVD-ROM mengenali DVD kita.




Posted by sinx on September 9, 2008 at 12:56 pm
Terimakasih tutorialnya…
akan saya coba setelah kerjaan bualanan saya selesai…
hehe…
Mohon dibahas juga, solusi untuk install wireless Broadcom
yang dalam Ubuntu 8.04 dikenal sebagai BCM4311MCG melalui instruksi “lspci”.
Sejauh ini sudah saya coba dari berbagai tutorial baik metode menggunakan ndiwrapper maupun yg pure ubuntu, namun keduanya masih gagal.
Thanks sebelumnya.
Posted by Singgih on September 10, 2008 at 6:27 am
Askum mas Dataq, semalem udah tak coba, ternyata cuman berhasil dgn iso no.2 tok.
Yg nomer 1,3,4,5 muncul dialog yg kira2 berbunyi ‘enter the volume of the disk’. Dan saya udah mencoba menjawabnya dengan beberapa kemungkinan, diantaranya : ‘cdrom’ (dgn asumsi mount pada /media/cdrom), trus dicoba juga ‘cdrom0′. Dicoba juga ‘BACKUP-1′ karena iso tsb saya letakkan pada partisi lain dengan volume tersebut. Trus dicoba juga dgn ‘Ubuntu …bla bla… 1 of 5′ yg ejaanya udah saya mirip2kan dgn volume asli DVD reponya.
Tapi smua tetep gagal dgn error 5 : read/write failed.
Padahal waktu error tsb muncul, saya cek mountingnya masih belom putus. Dan putusnya itu setelah ada pertanyaan ‘add another CD-ROM?’
Anehnya kok DVD no.2 lancar2 aja dan berhasil masuk.
Apa ada yg salah waktu membuat isonya?
Saya pake abraso (salah eja gak ya…) trus pilih menu CD/DVD copy. Dan targetnya saya pilih ‘image’ dan nama imagenya saya kasih ‘REP1-5.iso’ s/d ‘REP5-5.iso’.
Mohon dikasih tau salahnya dimana.
Posted by DataQ on September 10, 2008 at 9:25 am
To sinx :
Maap sinx, untuk masalah install wireless Broadcom Ane belom bisa bantu, karena Ane gak punya barangnya, jd gak ada bahan percobaan
To Singgih :
Perhatiakan langkah nomor 3-5. Disitu kita mengadd CDROM dahulu baru setelah itu memount file isonya. Karena menurut pengalaman Ane kl kita memount dahulu baru mengadd CDROM maka iso yang telah kita mount tadi secara otomatis akan di unmount oleh package manager.
Posted by Singgih on September 12, 2008 at 5:04 am
Iya, betul persis begitulah yg udah saya lakukan.
Waktu muncul pertanyaan “add another CD?” sudah saya jawab “yes”. Habis itu kan muncul “please insert CD”, nah setelah ini baru mountingnya saya jalankan.
Saya udah coba berkali2, dgn urutan yg sequence 1-5 ataupun random. Selalu saja hanya nomer 2 yg berhasil masuk. Yg lainnya muncul error 5: read/write failed.
Posted by DataQ on September 13, 2008 at 7:56 am
To Sigit :
Sejujurnya Ane juga tidak tau bagaimana solusi untuk permasalahan yang Sigit hadapi. Sebenarnya tujuan dari langkah 1-12 diatas adalah:
1. Memberitahukan sistem bahwa kita akan menggunakan DVD sebagai sumber repository.
2. Menginstall Gmount-iso untuk memudahkan kita untuk melakukan installasi melalui ISO DVD repository melalui GUI (Graphical User Interface) bukan melalui CLI (Command Line Interface).
Untuk memenuhi tujuan itu kita bisa menggunakan cara diatas atau cara dibawah ini. Cara ini sebenarnya lebih naif, tapi cara ini bisa menjadi alternatif bila kita mengalami kesulitan dengan cara diatas. Disini pada awalnya kita akan mempergunakan DVD (bukan ISO DVD) untuk memancing sistem agar mencatat sumber repository baru kita, baru setelah itu kita menggunakan ISO DVD.
Langkah-Langkahnya adalah sebagai berikut :
1. Masukkan DVD repository 1 ke dalam DVD-ROM.
2. Tunggu sampai Ubuntu menampilkan dialog yang menanyakan apakah kita akan meminta package manager untuk mencatat DVD tersebut sebagai sumber repository. Pilih opsi Start Package Manager.
3. Tunggu sampai sistem selesasi mencatat. Jika sudah keluarkan DVD tersebut.
4. Lakukan langkah 1-3 untuk DVD 2 s.d DVD 5
5. Installah Gmount-iso.
Untuk installasi program selanjutnya kita tidak perlu lagi menggunkan DVD, cukup gunakan gmount-iso untuk memount ISO DVD yang diminta ke dalam /media/cdrom
Sebernarnya Ane pernah menemukan cara untuk membuat repository lokal dalam hardisk, namun Ane belum berhasil ketika mempraktekannya. Masih terjadi error ketika Ane coba install program. Bila berminat silahkan baca di http://goesmvn.oggix.org/2008/07/27/make-local-repository-in-ubuntu/
nb : mohon maaf jika bahasa Ane susah dipahami, Ane memang tidak terbiasa menulis atau mengarang artikel. Tidak heran kalo teman Ane, Ratna, memberi komentar bahwa bahasa yang Ane gunakan tidak konsisten dan susah dipahami
Posted by kurniaa on October 21, 2008 at 4:33 am
menarik mas
saya biasanya update lewat internet
maklum, males ngopi DVD reponya
he he2… next time kalo mo coba pake DVD
bs lah tip ini ane ikut coba
Posted by DataQ on October 21, 2008 at 7:07 am
to kurniaa :
maklum mas, Ane kan termasuk salah seorang yang “fakir banwidth” jadi DVD repo adalah solusi yang paling mudah n murah untuk PC Ane di rumah
Posted by iman on November 14, 2008 at 3:20 pm
Mas mhn bimbingannya dong,saya baru pake ubuntu.setiap saya nyalin isi dvd repo ubuntu 8.04 selalu muncul “error input/output” dan ada 3 dvd yg tdk terdeteksi,knp ya?Oia klo bisa balas ke email saya.Trims
Posted by vatoer on December 4, 2008 at 4:47 pm
salam mas ,.. anak baru nih
ada link utk download DVD/CD repo g ??
buat jaga2 aja biar bsok2 g usah konek net klo mo nambah2 program gtu
maklum masih sering install uninstall
heheh maksih linknya
Posted by DataQ on December 4, 2008 at 5:00 pm
to vatoer :
sama kok Bang, Ane juga anak baru.
Abang bisa mencari downloadtan “alat-alat perang” linux di sini :
http://kambing.ui.ac.id/
http://repo.ugm.ac.id/
http://mirror.its.ac.id/
bila kampus Anda (kalau masih kuliah) terkoneksi dengan jaringan inherent maka downloadnya bisa cepat. Somga dapat membantu
Posted by Dimaz on December 10, 2008 at 8:41 am
mas data,,,
aku kan abis di-copy kan temenku Repo Ubuntu n di-paste ke hardisk xternal. nah disitu gak ada tulisan DVD ke berapa, cuman ada folder2 dists, pool, dll. nah pas aku buka folder pool isinya yaa…. ada main, multiverse, restricted, universe.
nah,,
)
trus caranya install repo2 itu ke hardisk (ubuntu) kita, gimanaaa?? kalo bisa, pake CLI yah (soale aku skrg seneng ma CLI
Posted by waroeng ubuntu on June 10, 2009 at 6:20 pm
pusing…. biasa download lewat internet langsung
Posted by Menggunakan ISO Repository Ubuntu « Habibi’s Blog on June 19, 2009 at 11:39 am
[...] lama banget aku pengen nyoba yang satu ini. Setelah browsing-browsing, akhirnya aku menemukan blog seseorang yang menulis tentang penggunaan repository berbentuk file iso. Okelah, tak perlu banyak bicara [...]
Posted by borneo76 on July 3, 2009 at 1:09 pm
gmana ya caranya buat iso make ubuntu,,…
masi awam ne,,….
masih nggak ngerti,,,..
apa aja sech tahapan buat iso,,..
mohon bantuannya
Posted by havid on August 3, 2009 at 8:59 am
mas saya sudah ngikutin caranya untuk dvd pertama sukses tapi pas dvd ke 2 kok lama bener yah.. abis pencet ok kan scanning CD-ROM itu unmounting CD-ROM nda selesai-selesai.. saya da tinggal makan masih blom selesai juga =))
ada solusinya mas?
makasih
Posted by DataQ on August 12, 2009 at 1:24 pm
waduh kenpa ya? kalo masalah yang seperti ini saya belom pernah ngalami juga