Archive

Archive for the ‘UNIX / Linux’ Category

Cara Install WPMU

December 14, 2009 DataQ 2 comments

wp-mu-logoSebenarnya untuk instalasi WP-MU hampir tidak ada perbedaan dengan WordPress biasa, hanya saja ada beberapa konfigurasi web server yang harus diperhatikan ketika kita ingin menginstallnya.

Hal pertama yang harus kita lakukan adalah dengan membaca README.txt yang ada di folder instalasi WP Mu lalu ikuti petunjuk semua yang ada disana (ini WAJIB lho gak bisa ditawar). ^^

Berikutnya adalah cek konfigurasi php.conf di server anda. Cek baris-baris berikut :

post_max_size, file_uploads dan upload_max_filesize

Jika kita ingin agar kita dapat mengupload file menggunakan fasilitas yang disediakan wordpress maka pastikan file_uploads bernilai On. Untuk ukuran file maksimmal yang boleh diupload kita bisa mensettingnya di upload_max_file, misal 1024M. Dan jika kita ingin mengupload file dengan ukuran besar, maka kita juga perlu mengedit baris post_max_size, misal menjadi 1024M.

Categories: UNIX / Linux Tags:

mysqldump: Got error: 1016: Can’t open file: ‘./databasename/table.frm’ (errno: 24) when using LOCK TABLES

December 14, 2009 DataQ Leave a comment

Beberapa waktu lalu saya mengalami masalah cukup merepotkan ketika harus membackup database mysql dalam ukuran yang relatif besar. Jika kawan-kawan bertanya kenapa saya tidak menggunakan PhpMyAdmin untuk membackupnya? Hmm… lupakan PhpMyAdmin, dia tidak mampu menghandle database dalam jumlah besar, alih-alih mendapatkan backup database, yang kita dapatkan hanyalah timeout @_@ Read more…

Categories: UNIX / Linux Tags:

Mengubah DNS secara manual di LINUX

October 19, 2009 DataQ 2 comments

Untuk mengubah alamat DNS secara manual di Linux adalah :

  1. Pastikan anda memiliki root privilege. Anda bisa menggunakan perintah su - di Fedora atau sudo su - di Ubuntu
  2. Buka file /etc/resolv.conf menggunakan teks editor (misal vim). Contoh : vi /etc/resolv.conf
  3. tambahkan baris nameserver [alamat DNS] (ganti [alamat DNS] dengan alamat DNS yang anda inginkan). Contoh : nameserver dns.web.id
di Fedora
Categories: UNIX / Linux Tags: ,

Membangun FTP Server di LINUX

October 19, 2009 DataQ 2 comments

Untuk membuat FTP server di LINUX (dalam tutorial ini kita menggunakan Linux CentOS) bisa menggunakan beberapa aplikasi ftp server. Salah satunya adalah VSFTPD (Very Secure FTP Daemon). Cara membuat ftp server menggunkaan vsftpd adalah sebagai berikut :

  1. Buka senjata canggih linux, yaitu terminal ^-^
  2. Pastikan anda memiliki root privilege. Ketikkan su - , lalu masukkan password root anda.
  3. Install vsftpd, ketikkan yum install vsftpd
  4. Setelah terinstall, nyalakan service vsftpd. Ketikkan /etc/init.d/vsftpd start
  5. Pastikan vsftpd berjalan secara otomatis tiap kali komputer direstart. Ketikkan chkconfig vsftpd on

Konfigurasi vsftpd ada di /etc/vsftpd/vsftpd.conf.

Categories: UNIX / Linux Tags: ,

Mengubah Konfigurasi VSFTPD

October 19, 2009 DataQ Leave a comment

Pada artiket sebelumnya kita hanya membahas cara membangun FTP server menggunakan VSFTPD. Nah ada artikel ini akan dibahas beberapa konfigurasi dari vsftpd dan cara mengubahnya :

  • Seperti biasa, kita buka senjata andalan linux yaitu terminal.
  • Gunakan teks editor favorit anda (saya menggunakan vim) untuk mengedit file /etc/vsftpd/vsftpd.conf
  • Bila anda ingin user anonymous dapat menggunakan ftp, tambahkan atau edit baris ini :
    • anonymous_enable=YES
  • Sebaliknya bila anda tidak ingin user anonymous dapat menggunakan ftp, ubah nilai baris diatas menjadi NO seperti di bawah ini :
    • anonymous_enable=NO
  • Bila anda ingin lokal user (user pengguna komputer namun bukan root user) dapat login menggunakan ftp protokol, tambahkan atau edit baris ini :
    • local_enable=YES
  • Sebaliknya bila anda ingin lokal user (user pengguna komputer namun bukan root user) tidak dapat login menggunakan ftp protokol ubah nilai baris diatas menjadi NO.
  • Bila anda ingin mengubah root directory dari user anonymous (default root directorynya ada d /var/ftp), tambahkan atau edit baris ini :
    • anon_root=<anonymous user root directory yang anda inginkan>
  • Terakhir jangan lupa untuk mensave konfigurasi tersebut ^-^
Categories: UNIX / Linux Tags:

Mengunci FTP user di dalam direktori home

October 19, 2009 DataQ Leave a comment

Pada tutorial kali ini kita menggunakan sistem operasi CentOS Linux dan program VSFTPD. Secara default direktori root untuk setiap local user ftp (non anonymous) ada di / . Namun jika kita ingin memindah root direktori dari local user ke dalam direktori home mereka masing-masing kita bisa mengubah konfigurasi vsftpd (/etc/vsftpd/vsftpd.conf). Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

  1. buka terminal.
  2. pastikan anda memiliki root privilege, contoh : su -
  3. buka file /etc/vsftpd/vsftpd.conf menggunakan editor, misal : vim /etc/vsftpd/vsftpd.conf
  4. Ubah atau tambah atau uncomment baris-baris ini :
    1. chroot_local_user=YES
    2. chroot_list_enable=YES
    3. chroot_list_file=/etc/vsftpd/chroot_list
  5. restart service vsftpd, contoh : /etc/init.d/vsftpd restart

Dengan cara diatas semua ftp root directory tiap local user ada di home directory masing-masing user. Jika anda ingin membuat pengecualian untuk user tertentu agar root directorynya tetap berada di / anda dapat menuliskan nama user tersebut di file /etc/vsftpd/chroot_list.

Namun jika anda ingin agar hanya user tertentu saja yang ftp root direktorinya pindah ke home direktori masing-masing anda dapat mengubah paramater baris chroot_local_user menjadi NO seperti ini chroot_local_user=NO lalu menuliskan user yang ingin dipindah root direktorinya ke dalam file /etc/vsftpd/chroot_list.

Categories: UNIX / Linux

Simple IPv6 Multicast with Python

February 7, 2009 DataQ 2 comments
screenshot

python socket programming

Ini adalah oleh-oleh pertama Ane, hasil belajar bulan pertama di Japan. Sebuah program dalam bahasa python  untuk pengirim pesan “Hello Word” dalam jaringan internet menggunakan IPv6 dan multicast protocol. Melas banget hanya untuk membuat program begini saja butuh waktu “pencarian” selama 1 bulan, hehehehe… maap lelet… :”>

Program ini sudah Ane modifikasi dari source aslinya (yang didesain untuk FreeBSD dan MacOS), sehingga bs dpergunakan di Linux. Oh ya source ini tidak compatible dengan Jendela Windows, jadi walau di run sampai tua gak bakalan jalan hehehehe.

Source program ini Ane share dan sifatnya open source, silahkan didowload, dimodifikasi, diuprek-uprek, diajarkan atau bahkan dijual (kalo laku) dengan satu syarat jangan menghilangkan informasi bahwa ini adalah hasil karya Ane (yang telah dimodifikasi dari sumber aslinya) :-)

Oh ya ada catatan dari pembuat pertama :

“The thing I like least is the dependence on ctypes (or dl) to provide if_nametoindex. It would be nice if this method was provided by Python’s socket module instead. If you have another approach, I’d love to hear about it!”

Happy Programming…

Categories: Python, UNIX / Linux Tags: , , ,

SongBird – Multifunction Music Player

December 18, 2008 DataQ 3 comments
SongBird Interface

SongBird Interface

Bermula dari ketertarikan terhadap theme-nya yang mirip iTune-nya Mac OSX akhirnya beberapa waktu lalu, Ane install SongBird di Ubuntu 8.04 kesayangan. Instalasinya terhitung sangat mudah, cukup clack click bebrapa tombol saja program ini langsung bisa berjalan dengan lancar. Dan setelah Ane install ternyata fitur yang ditawarkan lebih dari yang Ane harapkan :)

Ho ho ho.. ternyata selain media player, SongBird juga bisa dimanfaatkan sebagai web browser lho. Kemampuannya pun gak kalah dengan firefox. Selain itu kita juga bisa mengedit metadata file music sekaligus dan fitur yang paling Ane suka adalah pencarian file yang sangat simple :D Read more…

Categories: UNIX / Linux Tags: ,

Setting manual IP DNS dalam Linux

November 8, 2008 DataQ 4 comments

tux huh!!!Yang mau tertawa silahkan, Ane tau ini hal yang sangat simple dalam Administrasi System Linux. Tapi sebelum artikel ini ditulis, Ane uda dua kali lupa cara seting IP DNS di Linux. Kebiasaan pake Ubuntu sie, yang hanya perlu clack click doank untuk menseting konfigurasi sistemnya.

Ok langsung saja. Yang perlu dilakukan untuk menseting IP DNS dalam Linux adalah mengedit file /etc/resolv.conf

Tambahkan baris dibawah ini :

nameserver <IP DNS>

gantilah <IP DNS> dengan nomor IP DNS yang Anda inginkan. Uda, selesai, cuma begitu saja kok :)

ThanksTo : Pak Raden

Categories: UNIX / Linux Tags: , ,

Seting Proxy Untuk YUM

November 7, 2008 DataQ Leave a comment

redhatm

Langsung saja, ini adalah tutorial bagaimana kita menseting proxy ketika kita ingin mengupdate Linux kita menggunakan YUM (Fedora, Centos) namun koneksi interernetnya harus melalui proxy (non transparan proxy).

Caranya cukup sangat singkat yaitu tambahkan baris di bawah ini pada file /etc/yum.conf

proxy=http://<proxydomain>:<port>/
proxy_username=<usename>
proxy_password=<password>

Sesuaikan proxydomain, port, usename dan password dengan setting network yang kita gunakan.

Uda cuman gitu aja. Simple kan :)
Credit to : http://www.centos.org/modules/newbb/viewtopic.php?topic_id=1036

Categories: UNIX / Linux Tags: , , ,

Menjalankan Game Windows dalam LINUX

September 9, 2008 DataQ 2 comments

Game…. yah itulah salah satu alasan kenapa banyak sekali orang yang tidak bisa beralih dari Microsoft Windows. Banyak sekali game yang didesain untuk sistem operasi ini, mulai dari mini game semacam popcap, Reflexive sampai game kelas berat seperti NFS ataupun game-game lainnya. Namun mungkin belum banyak pengguna komputer yang tau bahwa sebenarnya kita bisa menginstall program-program maupun game Microsoft Windows ke dalam Linux. Ini contohnya :

Farm Frenzy on Linux

Farm Frenzy on Linux

Itu adalah screenshot dari game Farm Frenzy yang Ane mainkan dalam Ubuntu Linux 8.04. Ho…ho…ho… tenyata bisa berjalan dengan lancar. Game tersebut dijalankan menggunakan Wine, sebuah emulator program Windows dalam Linux.

Instalasi Wine dan program-program Windows untuk Ubuntu 8.04 sangat mudah. Berikut adalah cara instalasinya: Read more…

Categories: UNIX / Linux Tags: , , ,

Repair GRUB Boot Loader

September 1, 2008 DataQ 8 comments

Ini adalah tutorial bagaimana memperbaiki grub boot loader yang rusak atau tertumpuk oleh boot loader operating system selain Linux (yang paling sering ketika kita menginstall ulang Microsoft Jendela, maka boot loader milik Linux akan tertumpuk). Dalam hal ini Ane memperbaiki grub pada OS Ubuntu Linux 8.04. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

  1. masukkan ubuntu live CD dan pilih opsi untuk menjalankan ubuntu melalui CD (bukan menginstall)
  2. setelah ubuntu live CD berhasil dijalankan bukalah Terminal ( Applications >> Accessories >> Terminal )
  3. melalui terminal masukkan ke dalam konsole grub
    • $ sudo grub
  4. setelah masuk konsole grub ketikkan perintah dibawah ini :
    • grub> find /boot/grub/stage1
    • grub> root (hd0,8)
    • grub> setup (hd0)
  5. catatan : opsi yang diberikan pada perintah root dan setup tergantung dari hasil yang keluar dari perintah find, yang dalam kasus Ane hasil yang keluar adalah (hd0,8)

Untuk OS Linux yang lain langkah ke 1,2 dan 3 bisa disesuaikan, inti langkah 1,2 dan 3 adalah bagaiman agar kita bisa mendapatkan akses ke terminal / console linux dengan privilage root.

Categories: UNIX / Linux Tags: , ,

Membuat Repository Ubuntu dalam Hardisk Menggunakan File ISO

August 30, 2008 DataQ 16 comments

Beberapa waktu yang lalu Ane dibuat jengkel sewaktu melakukan instalasi program di Ubuntu 8.04 melalui DVD repository (yang jumlahnya mencapai 5 DVD). Banyangkan saja ketika Ane menginstal suatu program, ternyata repositorynya tersebar di 3 DVD yang berbeda, sehingga Ane harus berulangkali memasukkan dan mengeluarkan DVD dari dan ke dalam DVD-ROM (he..he..he.. maap kalo bahasanya agak ruwet), belum lagi komputer memerlukan waktu untuk mengenali sebuah DVD. Klop sudah kejengkelan Ane dengan DVD repository ini.

Kemudian Ane iseng berpikir bagaimana Ane bisa membuat repository sendiri dalam hardisk. Akhirnya setelah coba-coba Ane menemukan cara yang cukup simple. Namum perlu diingat cara ini hanyalah akal-akalan semata hanya agar kita tak perlu capek memasukkan DVD tiap kali menginstall program. Sebelum Ane sampaikan cara membuatnya, ada baiknya kalo Ane sampaikan dahulu batasan masalahnya (haiyaah… skripsi banget) :

  1. Kita akan menggunakan ISO dari DVD repository, yang besarnya mencapai 20.5 GB. ISO ini harus disimpan dalam hardisk, jadi mohon disiapkan free space hardisk sebesar itu :D
  2. Dalam tutorial ini Ane anggap kita baru saja menginstall Ubuntu, sehingga masih belum ada repository lain selain default bawaan si Ubuntu.

Okeh berikut adalah langkah-langkah pembuatannya : Read more…

Categories: UNIX / Linux Tags: , , ,

Load Subtitle In Totem Pada Ubuntu 8.04

August 16, 2008 DataQ 5 comments

Mungkin bagi para pengguna Ubuntu 8.04 yang hobi nonton film banyak yang bingung karena sublititle film (yang terpisah dari file movie, misalkan berekstensi .srt .sub) tidak diload oleh Totem. Don’t be panic! :) . Hal Itu disebabkan pada Ubuntu 8.04 secara default subtitle yang terpisah dari file video (.srt .sub) tidak tidak diload oleh Totem Media Player. Untuk membuatnya agar dapat diload adalah :

  • pada Totem buka Edit > Preferences
  • centang opsi “Automatically load subtitle files when movie is loaded”

Udah gitu aja, simple kan :)

Categories: UNIX / Linux Tags: , , ,

Nonton Film pake Web Browser

July 31, 2008 DataQ 7 comments

Believe it or not, Ane bisa nonton film dengan berbagai macam tipe (.avi .mp4 .mkv dll.) dengan menggunakan we browser seperti pada gambar di bawah ini.

Nonton Film pake Firefox

Nonton Film pake Firefox

Itu adalah screenshot dari film Kamen Rider Kiva episode 25 yang Ane jalanin di web browser, Mozilla Firefox tepatnya. Ane sebenernya gak sengaja nemuin cara ini. Pas itu Ane mau download film melalui protokol FTP, eh pas Ane click filenya oleh si Firefox malah dimaenin dalam browser.

Usut punya usut, ternyata rahasianya adalah Read more…

Categories: UNIX / Linux Tags: , , ,