subdomain vs subdirectory WPMU

Ever dream of running hundreds of thousands of blogs with a single install of WordPress?
WordPress MU, or multi-user, is designed to do exactly that. It is most famously used for WordPress.com where it serves tens of millions of hits on millions of blogs each day.

WordPress μ adalah “Content Management System” yang berupa multiblog, maksudnya kita dapat membuat banyak blog wordpress dengan hanya menggunakan satu instalasi Wordpress μ. Wordpress μ menyediakan 2 pilihan yaitu :

Nah artikel ini akan memberikan perbandingan kekurangan dan kelebihan dari penggunaan subdomain dan subdirectory berdasarkan pengalaman saya dalam menggunakan Wordpress μ.

Subdomain

Kelebihan

  1. nama domain akan lebih menarik karena pengguna seakan memiliki domain sendiri, misal dindin.blog.com
  2. page rank dapat dihitung dari masing-masing sub-blog.

Kekurangan

  1. instalasi sedikit lebih rumit karena harus mensetting DNS juga.
  2. domain utama (misal blog.com) dan sub-blog (dindin.blog.com) dianggap sebuah domain yang berbeda, sehingga pengguna akan diminta memasukkan username dan password tiap memasuki keduanya.
  3. bila pengguna telah login kedalam domain utama (misal blog.com) dan sub-blog (dindin.blog.com) dalam waktu yang bersamaan, maka seringkali pengguna hanya melogout salah satunya karena mengganggap cukup dengan sekali logout maka sudah terlogout secara bersamaan dari keduanya.

Subdirectory

Kelebihan

  1. instalasi relatif lebih mudah karena tidak perlu mensetting DNS.
  2. cukup sekali login untuk dapat masuk ke dalam blog sendiri dan memberikan komentar ke blog blog lain yang masih dalam domain-utama yang sama, misal cukup login ke dalam blog.com/wp-admin ma pengguna sudah dapat masuk ke blog pengguna, blog.com/dindin, dan dapat memberikan komentar ke blog lainnya seperti blog.com/hanip atau blog.com/gondam (hal ini disebabkan karena keduanya dianggap masih dalam domain yang sama)
  3. cukup sekali logout untuk keluar dari sistem.

Kekurangan

  1. nama domain akan kurang menarik, misal blog.com/dindin
  2. page-rank hanya akan dihitung dari domain-utama saja.

Itulah kurang lebih kelebihan dan kekurangan dari subdomain dan subdirectory Wordpress μ, bila pembaca menemukan kelebihan dan kekurangan yang lain dapat anda share melalui fasilitas komentar di bawah ini🙂

Catatan : review ini berdasarkan penggunaan WordPress μ 2.9 besar kemungkinan pada WordPress versi berikutnya kekurangan-kekurangan ini telah diperbaiki.

* Mahendra Data *

4 thoughts on “subdomain vs subdirectory WPMU

  1. oo ternyata begitu ya, masing masing memiliki kelebihan dan kekurangan jadi kembali ke kita ingin menggunakan yang domain tld atau subdomain dan/atau subdirectory WPMU. ok deh sangat berguna thanks..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s